Naruto Mati?!
Aku tengah asik memainkan gawai sambil tertawa membalas chat teman. Dari sebelah kamar, terdengar teriakan mawar yang memanggil.
"Yuk, tau info dak? Naruto mati!" kata Mawar.
Aku menoleh kearahnya tak percaya. "Demi?!"
Dia menyodorkan gawainya ke arahku. Tanpa sadar air mata mulai menetes, Naruto mati. Di pikiran udah gimana tuh, Huaah. Naruto beneran mati, masih tak percaya. Aku ambil gawai, mulai mencari info. Tentang kebenaran yang tak berujung.
Sebenarnya sih dak percaya, cuma sekitar tahun 2016. Pernah baca berita kalau Naruto bakalan mati, tapi gak harus sekarang kan. Mewek udah, pertama itu dia karakter yang paling aku sukai di anime. Kedua, dia role model. Ketiga, anggap aja udah jatuh cinta sama dia. Sambil nyari lagi, yang didapat malah meme orang-orang ngelayat.
Naruto beneran mati! Udah lemes, air mata gak berenti netes lagi.
Besoknya, disuruh ngupas bawang. Eh malah mewek, huah. Aku emang bukan menantu idaman. Yang ngupas bawang masih nangis. Maafkan aku calon ibu mertua, aku masih nangis kalo ngupas bawang. Janji deh, nanti kalo ngupas bawang berikutnya gak lagi nangis. Aku bisa kok, ngebantai ayam, ngegambar, lettering, masak bisa sih walaupun sedikit. Eh apasih ini curhatan. Udahlah, bye.
Komentar
Posting Komentar